Pokdarwis dan Kades di Busel Genjot Pariwisata Dimasa Pandemi Covid-19

652
 

Batauga, Inilahsultra.com – Masa pandemi virus Corona atau Covid-19 tidak menyurutkan kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton Selatan (Busel) dalam membangun pariwisata di daerah. Saat ini Pemkab gencar mendirikan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) selaku mitra pemerintah di setiap desa yang ada di Busel.

Bahkan, Pokdarwis yang ada di Busel ini dilakukan pembinaan terkait pengembangan kepariwisataan terutama di masa pandemi Virus Corona.

- Advertisement -

Dinas Pariwisata Sultra pun langsung melakukan sosialisasi Sadar Wisata dan Sapta Pesona IV kepada Pokdarwis perwakilan desa-desa di Busel dan para kepala desa, Sabtu 29 Agustus 2020.

Kepala Dinas Pariwisata Busel La Ode Harwanto menuturkan, Pokdarwis gencar dibentuk karena merupakan mitra pemerintah dalam membangun pariwisata.

“Jadi Pokdarwis ini adalah salah satu lembaga yang menjadi mitra pemerintah dalam membangun kepariwisataan Busel,” tuturnya.

Hal itu bukan tanpa sebab, kata dia, karena Busel memiliki 12 spot wisata unggulan. Itu lah yang akan ditumbuhkembangkan agar pariwisata Busel semakin maju.

“Karena kita tidak ingin para wisatawan itu ketika berkunjung, menjadi pertama dan terakhir baginya. Itu lah yang terus kita kembangkan agar wisata Busel menyimpan kenangan indah bagi para wisatawan,” ujarnya.

Kepala Seksi Pengembangan Destinasi Wisata Sultra Ferry Armeinus mengatakan, makna konsep sadar wisata perlu di perdalam agar dapat meningkatkan posisi masyarakat sebagai penerima manfaat yang sebesar-besarnya dari pengembangan kegiatan kepariwisataan.

“Sapta pesona merupakan kondisi yang harus di wujudkan Pemda dan masyarakat setempat, dalam rangka menarik minat wisatawan untuk berkunjung,” ujar Ferry.

Sementara itu, salah seorang pemateri lainnya, DR Hamzah mengatakan, pengembangan kepariwisataan di masa pandemi virus Corona ini perlu memperhatikan surat edaran Kemenpar.

Bahwa, lanjut Hamzah, seluruh aktifitas dalam mempromosikan pariwisata harus mengurangi kegiatan yang bersifat offline. Tetapi menonjolkan aktifitas online.

“Yang terpenting adalah industri pariwisata Busel ini sudah semakin menggeliat, terlebih lagi dengan pembentukan Pokdarwis,” tandas Hamzah.

Reporter: Muhammad Yasir

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...