Kejati Bantah Berikan Solusi Kembalikan Kerugian Negara Kasus Rekayasa Lalin di Wakatobi

Herman Darmawan
Bacakan

Kendari, Inilahsultra.com – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara (Sultra) membantah pernyataan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Sultra memberikan solusi mengembalikan kerugian negara dalam kasus rekayasa lalu lintas di Kabupaten Wakatobi pada 2017 lalu.

Kepala Seksi Penegakan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sultra, Herman Darmawan menjelaskan, Kejati sudah berkoordinasi dengan Inspektorat Sultra bahwa dalam kasus tersebut ada pengembalian kerugian negara tidak wajar.

-Advertisement-

“Tapi kalau kejaksaan memberikan solusi mengembalikan kerugian negara, kalau itu saya rasa ngga. Tidak ada itu dari kejaksaan,” jelas Herman Darmawan, Selasa 17 November 2020.

Terkait kerugian negara dalam kasus tersebut, kata Herman Darmawan, Kejati telah menyerakan kepada Inspektorat Provinsi Sultra. Berdasarkan hasil penyampaian dari Inspektorat menemukan pembayaran tidak sesuai ketentuan dalam kasus tersebut.

“Saya nda bisa menyampaikan secara detail pembayaran tidak sesuai ketentuan, karena kami disampaikan hanya sebatas itu. Laporan Inspektorat kini telah diterima tim penyelidik untuk menelaah dan hasilnya akan dilaporkan ke pimpinan,” jelasnya.

Saat ini, ia menegaskan, status hukum kasus rekayasa lalu lintas di Kabupaten Wakatobi, yang ditangani Kejati tetap berjalan sesuai prosedur.

“Untuk saat ini proses penyelidikan tetap berjalan pengumpulan data dan pengumpulan keterangan,” tutupnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sultra, Hado Hasina mengaku telah diperiksa oleh Kejati terkait kasus rekayasa lalu lintas di Kabupaten Wakatobi.

Dalam pemeriksaan, mantan Pj Wali Kota Baubau ini dimintai oleh Kejati Sultra untuk mengembalikan kerugian negara.

“Kita sudah diperiksa dan ada solusi diberikan Kejati untuk mengembalikan kerugian negara. Pada dasarnya saya siap untuk mengembalikan kerugian negara berapapun hasilnya,” kata Hado Hasina belum lama ini.

Penulis : Haerun

Facebook Comments