PKS Bakal Sanksi Kader Tidak Dukung Keputusan Partai di Pilkada

552
 

Kendari, Inilahsultra.com – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bakal memberikan sanksi bagi kader tidak mendukung calon diusung partai di Pilkada serentak Desember 2020 di tujuh daerah di Sultra.

“Presiden PKS Ahmad Syaikhu sudah menegaskan dan menginstruksikan kepada seluruh pejabat publik dari PKS wajib melakukan konsolidasi dan membantu proses pemenangan calon kepala daerah,” kata Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), Yaudu Salam Ajo, Rabu 18 November 2020.

- Advertisement -

Mantan anggota DPRD Sultra ini meminta kepada seluruh pengurus partai mulai dari tingkat wilayah sampai degan tingkat daerah untuk turun langsung di masyarakat melakukan konsolidasi pemenangan.

“Kader-kader PKS yang selama ini telah dibimbing dan dikader partai wajib hukumnya untuk memenangkan kandidat yang diusung partai,” jelasnya.

Kata Yaudu, keputusan partai yang merupakan institusi tertinggi berdasarkan norma yang ada, yang merasa bagian dari PKS harus mengikuti keputusan tersebut dan tidak boleh miring-miring.

“Harus tegak lurus tidak boleh miring-miring. Kalau ada yang berani miring-miring, kita kasi miring betul itu. Kita tidak mau mengenal kader yang namanya miring-miring seperti La Pili melawan keputusan partai dan akhirnya menerima konsekuensinya,” jelasnya.

Yaudu kembali menegaskan, setiap anggota dewan harus turun membantu dan menjaga konsituennya untuk memenangkan calon yang diusung oleh partai di Pilkada Desember mendatang.

“Kalau anggota dewan jangan main-main dan berani dengan intruksi Presiden PKS. Kalau ada yang berani melawan kita akan berikan sanksi teguran bahkan bisa berujung sampai Penggantian Antar-waktu (PAW),” tutupnya.

Penulis : Haerun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...