Kerugian Negara Dugaan Korupsi Rekayasa Lalu Lintas di Wakatobi Dikembalikan

188
 

Kendari, Inilahsultra.com – Kepala Inspektorat Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Gusti Pasaru mengungkapkan kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi manajemen rekayasa lalu lintas di Kabupaten Wakatobi 2017 telah dikembalikan.

“Semua kerugian negara dalam kasus rekayasa lalu lintas di Wakatobi telah dikembalikan. Hasil audit dari Inspektorat sudah kita serahkan di Kejaksaan Tinggi untuk ditindaklanjuti,” kata Gusti Pasaru saat ditemui di kantor DPRD Sultra, Selasa 24 November 2020.

- Advertisement -

Saat ditanya berapa kerugian negara, Gusti Pasaru mengaku, dirinya tidak mengetahui pasti berapa kerugian negara yang dikembalikan oleh beberapa pihak.

“Saya tidak terlalu hafal berapa. Tapi nanti ditanyakan di kejaksaan, karena semua datanya ada dilaporan kami di kejaksaan,” jelasnya.

Gusti Pasaru enggan memberikan keterangan terkait siapa yang mengembalikan kerugian negara dalam kasus rekayasa lalu lintas di Wakatobi.

“Saya tidak tahu pasti siapa yang mengembalikan, karena sudah menyetor ke kas daerah untuk menutupi kerugian negara. Yang jelas pengerjaan proyek ini ada kerja sama,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, kerugian negara 100 persen telah dikembalikan dan pembayarannya dilakukan sebanyak dua kali.

“Pembayaran pertama sekitar dua minggu lalu dan pelunasannya dibayar sekitar hari Minggu lalu pada hari Jumat. Adapun jumlah besarannya pengembaliannya kerugian negara saya tidak hafal. Nanti tanya di kejaksaan,” tutupnya.

Untuk diketahui, pengerjaan proyek studi rekayasa lalu lintas di kawasan perkotaan di Kabupaten Wakatobi pada 2017 lalu, Dinas Perhubungan Sultra bekerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Halu Oleo (UHO).

Penulis : Haerun

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...