Ali Mazi Dorong Penguatan TPAKD Sultra

353
Gubernur Sultra Ali Mazi saat mengikuti Rakornas TPAKD 2020 secara virtual di Ruang Merah Putih Rujab Gubernur Sultra, Kamis 10 Desember 2020.

Kendari, Inilahsultra.com – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) 2020 secara virtual di Ruang Merah Putih Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur Sultra, Kamis 10 Desember 2020.

Rakornas kali ini bertema ‘Tingkatkan Akses Keuangan Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional’.

- Advertisement -

Rakornas TPAKD 2020 diselenggarakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ini dilaksanakan bersama kementerian/lembaga terkait, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, dan lembaga jasa keuangan lain, yang berkomitmen terus melakukan berbagai upaya dan inovasi untuk meningkatkan akses keuangan masyarakat di daerah.

Secara umum, Rakornas ini membahas sinergitas dan kolaborasi TPAKD dan seluruh perbankkan untuk mempercepat serapan keuangan, dengan tujuan terlaksananya dengan baik semua program pembangunan yang sudah direncanakan.

Melalui kanal zoom, dari Jakarta, Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan, beberapa program telah dilakukan bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan, seperti program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Klaster, Jaring, Lakupandai, Bumdes Center, Bank Wakaf Mikro, Simpanan Pelajar, Satu Pelajar Satu Rekening dan program keuangan inklusif lainnya.

“Untuk memperluas akses pembiayaan bagi pengusaha UMKM, OJK juga menginisiasi berbagai terobosan pengembangan ekosistem berbasis digital melalui pengembangan aplikasi seperti KURBali, BWM Digital dan UMKMMU. Keseluruhan upaya ini dikoordinasikan implementasinya di daerah oleh TPAKD,” ujar Wimboh Santoso.

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang memberikan sambutan secara virtual pada rakornas ini menyampaikan apresiasi atas keberadaan dan kerja keras TPAKD yang telah menjadi wadah koordinasi antarinstansi dan stakeholders dalam meningkatkan akses keuangan di daerah.

Joko Widodo mengungkapkan, telah terbentuk 32 TPAKD di tingkat provinsi dan 165 TPAKD di tingkat kabupaten/kota. Sehingga presiden meminta jumlah tersebut terus ditingkatkan untuk dapat menjangkau semua provinsi dan kabupaten/kota untuk mempercepat perluasan akses keuangan dan pembiayaan di daerah.

“Peningkatan akses keuangan ini penting untuk mendorong pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di daerah, mendorong keadilan sosial, mendorong peningkatan kesejahteraan dan taraf hidup rakyat banyak melalui inklusi keuangan,” tegas Joko Widodo.

Berdasarkan data per September 2020, 73,7 persen kredit bank umum ada di Pulau Jawa. Sementara, Indeks Inklusi Keuangan Indonesia (IIKI) tahun 2019 baru sebesar 76 persen, masih di bawah negara-negara ASEAN lainnya.

Menurut Joko Widodo, membutuhkan kerja keras dengan cara-cara yang inovatif untuk meningkatkan akses keuangan daerah. Bukan hanya sekadar rutinitas biasa. Apalagi saat menghadapi krisis perekonomian akibat pandemi COVID-19 saat ini.

“Langkah-langkah luar biasa harus dilakukan, harus cepat, harus inovatif agar perekonomian nasional segera pulih dan bahkan mampu bangkit lebih cepat dibanding negara-negara lain,” tutup Joko Widodo.

Sebagai akselerator akses keuangan di daerah, TPAKD telah memberikan kontribusi dan dampak positif terhadap perluasan akses keuangan di daerah. Sehingga pada Rakornas ini juga diberikan TPAKD Award 2020 kepada 10 TPAKD yang telah mengimplementasikan program kerja TPAKD dengan sangat baik.

Secara simbolik, TPAKD Award diserahkan oleh Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso kepada para penerima yang hadir secara virtual.

Dalam Rakornas TPAKD ini diluncurkan Roadmap TPAKD 2021-2025 yang memuat strategi dan arah kebijakan pengembangan TPAKD lima tahun ke depan. Adapun roadmap ini disusun bersama oleh OJK, Kemenko Bidang Perekonomian (Sekretariat Dewan Nasional Keuangan Inklusif), Kementerian Dalam Negeri, dan didukung oleh Asian Development Bank (ADB).

Seusai Rakornas TPAKD 2020, kepada Kepala Perwakilan OJK Sultra, Gubernur Sultra Ali Mazi mengenai komitmen dan penguatan lembaga keuangan terkait akses keuangan publik dan pembiayaan di daerah, yang searah dengan penyampaian Presiden RI dan keinginan OJK Pusat.

“Penguatan TPAKD Sultra harus terus dilakukan agar kinerjanya semakin baik. Kita akan dorong semua stakeholder ke dalam satu ekosistem itu. Kita kaji juga, program mana yang akan kita arahkan ke sana, sistem mana yang diarahkan ke sana, kemudian semua unsurnya ini diarahkan kepada peningkatan inklusi dan literasi keuangan yang baik dan sejalan dengan program pemerintah,” tutur Ali Mazi. (ADS)

Editor: Din

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibuwajibpakaimasker
#ingatpesanibuwajibjagajarak
#ingatpesanibuwajibcucitangan
#wajibpakaimasker
#wajibjagajarak
#wajibjagajarakhindarikerumunan
#wajibcucitangan
#wajibcucitangandengansabun

Facebook Comments
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
loading...