Ali Mazi Beber Alasan Non Job Dirut RSUD Bahteramas

Gubernur Sultra Ali Mazi

Kendari, Inilahsultra.com – Belum lama ini, Gubernur Sultra, Ali Mazi melakukan rombak pejabat besar-besaran di tubuh birokrasi Pemprov Sultra. Tak tanggung-tanggung 100 lebih pejabat eselon II maupun eselon III Lingkup Pemprov Sultra terkena arus mutasi dan rotasi pada 29 Agustus lalu.

Ada yang sumringah mendapat promosi kenaikan jabatan. Namun tak sedikit terpaksa gigit jari lataran masuk dalam daftar yang di non job oleh polikus NasDem tersebut.

Beberapa waktu lalu, Ali Mazi akhirnya menguak alasan memarkir sejumlah pejabat terasnya. Salah satu yang disebut Ali Mazi adalah Eks Dirut RSUD Bahteramas, dr Yusuf Hamra.

-Advertisement-

Gubernur dua periode tersebut menyatakan terpaksa melengser posisi dr Yusuf Hamra karena dinilai tidak membangun sinergitas yang baik dengan Universitas Haluoleo.

Rekan duet Lukman Abunawas itu mendapat laporan jika pihak RSUD Bahteramas mempersulit program coass atau dokter muda. Bahkan beberapa tahun terakhir rumah sakit plat merah di era kepimpinan Yusuf Hamra menolak kerjasama dengan Fakultas Kedokteran untuk program penempatan dokter muda jebolan UHO.

“Fakultas kedokteran tidak bisa (co-ass) di sana itulah tujuan dirikan (RSUD Bahtermas). Itu fakultas kedokteran itu ide saya. Katanya tidak boleh koas di sana,” ketus Ali Mazi.

Inilah mengapa Ali Mazi menyebut tak bisa lagi menolerir sikap mantan kepala RSUD Bahteramas tersebut.

“Katanya harus bayar. Itukan rumah sakit pemerintah. Makanya saya ganti,” cetus Ali Mazi.

Penulis : Siti Marlina

Facebook Comments