Menteri Susi Berlama-lama di Sultra, Ini Alasannya

Bacakan

Kendari, Inilahsultra.com – Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Susi Pudjiastuti melakukan kunjungan kerja selama empat hari di Sulawesi Tenggara.

Susi melakukan kunjungan di Kabupaten Kolaka 21-22 Maret 2017. Selanjutnya, dia menuju ke Buton dan Baubau. Sehari kemudian, 23 Maret 2017, Susi ke Wakatobi. Pada 24 Maret 2017, Susi mendatangi Kendari.

-Advertisement-

Di Kendari, Susi melakukan kunjungan di Pelelangan Ikan Kendari dan Pelabuhan Samudra. Seperti di tiga kabupaten yang dikunjungi sebelumnya, Susi mengingatkan agar nelayan untuk tidak merusak biota laut dan menggunakan bom saat menangkap ikan.

“Saya harap, semua pihak menjaga laut dan karang kita. Makanya pemerintah buat aturan, tidak boleh menggunakan pukat harimau menangkap ikan dan tidak boleh menggunakan bom,” katanya, saat berkunjung di Pelabuhan Samudra Kendari, Jumat (24/03/2017).

Susi memiliki alasan tersendiri betah berlama-lama di Sultra. Dia mengaku, sudah keliling di seluruh Indonesia dan menemukan banyak terumbu karang yang rusak akibat dibom. Setelah ditelusuri, sebut Susi, pelaku pemboman kebanyakan dari Sultra.

“Ternyata, yang paling banyak menjadi tukang bom ini kebanyakan dari sini. Tempat pembuatan bom ikan ada di Pulau Saponda. Makanya, saya ingin lama-lama di sini untuk mengajak masyarakat menghentikan penangkapan ikan dengan cara membom,” katanya.

Menurut dia, jika laut dan karang tidak dibom, maka ikan akan melimpah. Secara tidak langsung, harga ikan akan stabil dan pasar akan ramai.

Dia mengingatkan agar masyarakat sudah saatnya menghentikan aktivitas membom ikan karena dampaknya sangat banyak. “Karang kita rusak dan ikan menjadi berkurang,” tuturnya.

Reporter: La Ode Pandi Sartiman
Editor    : Jumaddin Arif

Facebook Comments