Dihadapan Menteri Susi Pudjiastuti, Saleh Lasata Sebut Sektor Perikanan Penggerak Ekonomi Sultra

Saleh Lasata


Kendari, Inilahsultra.com – Plt Gubernur Sultra Saleh Lasata menyampaikan kondisi perekonomian Sultra kepada Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dalam kegiatan seminar di Auditorium Mokodompit Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Sabtu, 16 September 2017.
Saleh Lasata mengatakan, dalam kurun waktu 2009 sampai 2012 pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tenggara mengalami peningkatan cukup pesat dari 7,50 persen menjadi 10,56 persen.

Pengerak utamanya pada saat itu adalah sektor pertambangan, dan galian yang tumbuh mencapai 6,05 persen di tahun 2009. Sementara pada tahun 2012 mencapai 43,03 persen.

-Advertisement-

“Tahun 2009 sampai 2012 sektor pertambangan ini yang mendobrak meningkatnya pertumbuhan ekonomi Sultra pada saat itu,” katanya.

Namun sektor tersebut sangat rentan pada faktor eksternal seperti kondisi perekonomian dunia. Disaat bersamaan irilisasi industri pertambangan yang diamanahkan dalam Undang-Undang Minerba No. 4 Tahun 2009.

Undang-undang itu sebenarnya belum siap diimplementasikan oleh usaha pertambangan saat diberlakukan pada tahun 2014 lalu.

“Akibatnya ekonomi Sultra mengalami penurunan menjadi 6,02 persen di tahun 2014 dan mulai tumbuh kembang kembali menjadi 7,46 persen pada tahun 2015, dan saat ini memiliki peningkatan mencapai 8,4 persen,” paparnya.

Dari berbagai dinamika ekonomi tersebut, di sektor pertanian dalam arti luas masih menjadi penyumbang terbesar di Sultra.

“Pada sektor pertanian total PDRB hampir mencapai 25 persen dari total PDRB Sultra,” terangnya.

Adapun kontribusi disektor perikanan mencapai 10,3 persen. Dengan kata lain sektor perikanan masih menjadi pengerak utama perekonomian di Sultra.

Walaupun tingkat pertumbuhan relatif lebih kecil, sektor pertanian khususnya sektor perikanan menjadi penyangga ekonomi lebih stabil.

“Saya kira kondisi ini, bisa kita rasakan pada saat kondisi moneter mulai tahun 1998-1999 dimana di Jawa waktu itu mengalami perubahan drastis. Kita di Sultra justru memperoleh berkah. Dimana sektor pertnian ini, terutama sektor perikanan dan perkebunan justru pada petani kita mengais dolar lumayan pada saat itu,” katanya.

“Alhamdulilah kita di Sultra, pergi saja dibelakang rumah masih ada ubi kayu, pohon kelapa dan berbagai macam tanaman yang bisa kita manfaatkan,” tambahnya.

Reporter: Haerun
Editor: Herianto

Facebook Comments