PT VDNI Kembali Berikan Bantuan 7.500 Rapid Test ke Pemprov Sultra

508
 

Kendari, Inilahsultra.com – PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) kembali menyerakan bantuan Rapid tes sebanyak 7.500 Pcs ke Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk penanganan dan pencegahan Covid-19 atau Virus Corona.

Bantuan tersebut diserakan External Affairs Manager PT VDNI Indrayanto diterima oleh Koordinator Alat kesehatan (Alkes) Satgas Kesehatan Gugus Tugas Covid-19 Sultra, dr Irma Tamburaka, di Kendari, Minggu 3 Mei 2020.

- Advertisement -

 

External Affairs Manger PT VDNI, Indrayanto mengatakan, manajemen PT VDNI semakin serius menyikapi pandemi virus corona di Sultra, terbukti
pada 25 April bulan lalu menyerahkan bantuan 2.000 rapid test ke Gugus Tugas Covid-19 Sultra.

“Kami menyerahkan lagi bantuan Rapid Tes sebanyak 7.500 Pcs, sehingga total bantuan rapid tes dari PT. VDNI kepada Gugus Tugas Covid-19 Sultra sebanyak 9.500 pcs rapid tes,” jelasnya.

Dengan adanya bantuan rapid test ini, kata Indrayanto, dapat mendeteksi gejala Covid-19 sebagai upaya memutuskan mata rantai virus corona di Bumi Anoa.

Untuk itu, lanjutnya, bantuan rapid test ini dapat distribusikan sesuai permintaan dan kebutuhan 17 kabupaten kota di Sultra.

“InsyaAllah kami siap membantu kebutuhan Gugus Tugas Covid-19 Sultra sampai kapan pun sesuai kemampuan kami,” tutup Indrayanto.

Koordinator Alat kesehatan (Alkes) Satgas Kesehatan Gugus Tugas Covid-19 Sultra, dr Irma Tamburaka mengaku berterima kasih kepada PT VDNI atas tambahan bantuan rapid tes sebanyak 7.500 pcs. Pasalnya, pada Minggu 3 Mei ini stock rapid tes nol pcs di Sultra, sementara permintaan dari 17 kabupaten kota cukup banyak.

“Sekali lagi saya terharu dan bangga atas ketulusan dan kepedulian PT VDNI membantu masyarakat Sultra,” ujarnya.

Kemudian, Satgas Komunikasi dan Publik Gugus Tugas Covid-19 Sultra, Syaifulah mengatakan, kurva pandemi virus corona sementara menanjak. Untuk itu, semua elemen harus mengikuti aturan pemerintah dalam mencegah Covid-19.

“Mari kita taat dan patuh kepada imbauan dan aturan pemerintah, kita harus jujur jika kita pernah kontak erat resiko tinggi kepada pasien konfirmasi positif, dan rapid tes apapun hasilnya kita langsung isolasi mandiri,” imbaunya.

Penulis : Haerun.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...