Dosen Fakultas Kedokteran UHO dan Dua Mahasiswanya Positif Corona

9457
 

Kendari, Inilahsultra.com – Salah satu Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari dilaporkan terkonfirmasi terinfeksi virus corona. Selain itu, ada dua mahasiswa di fakultas yang sama ikut terinfeksi.

Pada hari ini, Sabtu 4 Juli 2020, Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Sultra melaporkan adanya tambahan empat kasus baru di Sultra. Yakni, tiga orang dari Kota Kendari dan satu dari Kolaka Utara.

- Advertisement -

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sultra La Ode Rabiul Awal menyebut tiga orang yang terinfeksi dari Kota Kendari merupakan mahasiswa dan dosen di salah satu perguruan tinggi di Bumi Anoa.

Terhadap informasi itu, ia menyarankan agar dikonfirmasi ke gugus tugas Kota Kendari.

Jubir Gugus Tugas Covid-19 Kota Kendari Alghazali Amrullah menyebut, satu dari tiga pasien dari Kota Kendari itu diketahui pernah melakukan perjalanan di Kota Baubau.

“Saya belum tahu apakah terinfeksi dari mahasiswanya atau dokternya, karena menurut saya saat ini virus corona sudah tumbuh secara sporadis di Kota Kendari,” kata Alghazali Amirullah saat dikonfirmasi melalui telpon selulernya.

Untuk saat ini, kata Alghazali, tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Kendari akan menelusuri dan melacak kontak erat tiga pasien pasitif tersebut.

“Siapa saja yang pernah kontak dengan mereka ini, baik itu keluarganya dan orang-orang dekatnya akan dilakukan pemeriksaan,” ujarnya.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Kendari ini mengatakan, tiga orang positif ini saat ini menjalani perawatan isolasi atau karantina di rumah sakit.

“Saat ini tiga orangnya ini sudah diisolasi atau dikarantina hari ini di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Kendari,” jelasnya.

Alghazali menjelaskan, sebenarnya melihat perkembangan kasus Covid-19 saat ini mulai dari Provinsi Sultra, Kolaka Utara, Buton, Muna dan beberapa daerah terus meningkat setiap hari.

“Kita harus lebih hati-hati dan waspada, karena kalau sudah seperti ini. Di Kota Kendari transmisi lokal dan sudah sporadis bermunculan di mana-mana. Kita tidak tau lagi dari mana sumbernya, karena protokol kesehatan sudah tidak lagi diindahkan oleh masyarakat,” jelasnya.

Salah satu contohnya tempat-tempat ibadah. Banyak jemaah yang tidak memakai masker, bahkan ada beberapa rumah ibadah tidak menyiapkan tempat cuci tangan.

“Bahkan adalagi tempat ibadah saya lihat mereka benar-benar tidak melakukan sosial distancing. Berdekatan sekali dan mereka masih bersentuhan kakinya jemaah yang satu dan yang lainnya seakan-akan tidak terjadi Covid,” tutupnya.

Informasi yang diperoleh Inilahsultra.com dari rekan sejawat dosen FK UHO yang juga dokter di Sultra itu, ketiganya diduga terinfeksi di Kendari. Namun, belum diketahui apakah terinfeksi di kampus saat proses belajar mengajar offline atau di tempat keramaian.

Hingga saat ini, pihak kampus belum memberikan keterangan soal adanya mahasiswa dan dosen yang terinfeksi virus corona. Wakil Rektor La Hamimu belum memberikan balasan.

Sementara Humas UHO Hamdan tak detil menjelaskan adanya dosen UHO yang terinfeksi virus corona.

“Beberapa hari lalu ada mahasiswa Dangan Ibux dan Kakak dari mahasiswa kedokteran itu,” kata Hamdan lewat pesan Whatsapp kepada Inilahsultra.com.

Penulis : Haerun

Koreksi pembaca : Sebelumnya ditulis dekan, harusnya dosen di Fakultas Kedokteran UHO. Mohon maaf atas kekeliruan dan redaksi telah melakukan koreksi. 

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
1
Komentar
loading...