
Raha, Inilahsultra.com-Pemerintah Desa (Pemdes) Matombura Kecamatan Bone Kabupaten Muna, terus berinovasi dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, dengan mengolah ubi kayu menjadi tepung.
Kades Matombura, Alias membuka sekolah rakyat dengan melakukan pelatihan pengolahan ubi kayu menjadi tepung. Selain warganya dilatih memproduksi tepung, juga dilatih dalam bidang perbengkelan.
Kegiatan pelatihan tersebut diselenggarakan di Balai Desa Matombura, Minggu 22 September 2019. Pelatihan itu ikut dihadiri Tim Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Sultra, serta Tim Ahli Pendamping Desa Kabupaten Muna.
Alias menjelaskan, bahwa pelatihan peningkatan ekonomi masyarakat dengan mengelola ubi kayu menjadi tepung nanti akan dikembangkan menjadi Indomie, bahan pembuatan kue, hingga lem kertas.
“Kegiatan pemberdayaan masyarakat Matombura dalam peningkatan ekonomi masyarakat yang dianggarkan melalui Dana Desa (DD). Kedepan akan menjadi skala prioritas, hingga nanti di Desa Matombura akan memproduksi Indomie dari ubi kayu dengan skala besar,” jelasnya.
Alias berencana kalau usaha ubi kayu yang dirubah menjadi tepung akan dikelola BUMDes. Selanjutnya, dari tepung diproduksi jadi mie instan dengan nama Indomie Muna.
“Di Makassar ada Soto Makassar kalau di Muna ada Indomie Muna yang berbahan baku dari ubi kayu,” katanya.
Alias mengungkapkan, yang mendasari dirinya untuk mengelola ubi kayu menjadi tepung serta mie instan, karena harga ubi kayu yang cukup rendah di pasaran.
“Di Matombura masyarakatnya mayoritas petani jagung dan ubi kayu. Ubi yang dijual per karung besar hanya Rp 40 ribu, sementara kalau ubi yang diolah menjadi tepung hingga menjadi indomie dan bahan kue bisa menghasilkan Rp 200 ribu hingga Rp 250 ribu,” jelasnya.
Kades yang menjabat sudah tiga periode ini menyebutkan, terwujudnya pengelolaan ubi kayu, dengan sendirinya membuka lapangan pekerjaan.
Di tempat yang sama, Tenaga Ahli Pendamping Desa, Rahman menambahkan, kegiatan inovasi desa pertama kali dilakukan di Kecamatan Bone. Rencananya, jika kegiatan pengelolaan ubi kayu menjadi tepung berhasil, maka akan diprestasikan di kementerian sehingga mendapat perhatian.
“Kegiatan seperti ini jelas akan meningkatkan perekonomian masyarakat. Semoga masyarakat Matombura bisa menyambut dengan baik, karena dana desa bukan hanya fisik yang dikejar namun untuk pemberdayaan,” ucapnya.
Reporter : Iman
Editor : Aso




