Tingkatkan Produktivitas Kinerja dan Pelayanan Menuju Busel Berdaya Saing

498
 

Batauga, Inilahsultra.com – Dinamika pembangunan Kabupaten Buton Selatan (Busel) kini memasuki usia enam tahun, tepatnya hari ini, Kamis 23 Juli 2020. Dalam perjalanannya, pembangunan tersebut telah mengikuti rel sesuai visi-misi Bupati Busel H La Ode Arusani.

Resmi menjabat sebagai Bupati Busel sisa masa jabatan 2017-2022 pada 31 Desember 2019 lalu, H La Ode Arusani mengusung visi mewujudkan Kabupaten Busel sebagai pusat pertumbuhan baru melalui optimalisasi sumber daya lokal menuju masyarakat sejahtera, mandiri dan bermartabat.

- Advertisement -

Visi ini dijabarkan dalam misi diantaranya, meningkatkan ketersediaan infrastruktur dasar untuk menjamin mobilitas penduduk yang dinamis dalam prinsip pembangunan berkelanjutan. Kemudian, meningkatkan pembangunan sumber daya manusia (SDM) Busel yang berkualitas dan berdaya saing.

Selanjutnya, meningkatkan kualitas penyelengaraan pemerintahan yang efektif dan efisien, mengembangkan perekonomian masyarakat yang berbasis potensi lokal daerah dengan prinsip pembangunan berkelanjutan serta mengembangkan nilai-nilai budaya lokal dalam tatanan kehidupan sosial kemasyarakatan dan pariwisata.

Pada hari jadi ke-6 ini, masyarakat Busel patut berbangga diri karena memiliki seorang pemimpin seperti H La Ode Arusani. Bagaimana tidak, sebagian besar visi-misi ini telah menjelma sebagai karya nyata dan bukti kemajuan pembangunan yang tersebar hingga ke pelosok Busel.

Dengan menjelmanya visi-misi menjadi sebuah karya nyata, daerah syiar Islam pertama di tanah Buton ini telah mampu bersaing bahkan sejajar dengan daerah-daerah lainnya yang ada di Sulawesi Tenggara.

“Telah banyak yang dibangun, mulai dari perkantoran, jalan, SDM, bahkan dari sektor pariwisata dan kelautan dan perikanan,” tutur Bupati Busel H La Ode Arusani.

Ciptakan SDM Berkualitas Melalui Sarana dan Prasarana Sekolah yang Memadai

Bupati Busel H La Ode Arusani saat meletakan batu pertama pembangunan USB gedung SMPN 3 Siompu Barat.

Perhatian Bupati Buton Selatan (Busel) H La Ode Arusani terhadap pembangunan dan masa depan Busel bukan hanya pada sektor pariwisata dan perikanan saja.

Dalam mewujudkan visi-misinya, Bupati Busel, H La Ode Arusani mendorong lahirnya Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas. Salah satu hal yang dihadirkan yakni pembangunan gedung sekolah yang nyaman bagi peserta didik.

Dalam perjalanan Busel hingga berusia enam tahun ini, sudah ada 32 sekolah yang statusnya menjadi sekolah negeri. Masing-masing, dua SMP, lima SD dan 25 TK.

Sejauh ini, Pemkab Busel telah melakukan rehabilitasi ruang kelas belajar (RKB), pembangunan RKB baru, pembangunan laboratorium komputer, perpustakaan dan penyiapan sarana belajar seperti buku, komputer dan media pembelajaran yang kini sudah memadai dengan kondisi baik di semua kecamatan.

Hasilnya, pada 2019 lalu, Kabupaten Busel sukses melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) secara online bagi seluruh sekolah setingkat SMP dan 10 Sekolah Dasar (SD).

Bahkan demi mendapatakan SDM yang berkualitas, orang nomor satu di daerah syiar Islam pertama di tanah Buton ini menghibahkan tanahnya untuk pembangunan di bidang pendidikan.

Tanah tersebut untuk pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) gedung SMPN 3 Siompu Barat di Molona, Kecamatan Siompu Barat Kabupaten Busel.

Pembangunan USB gedung SMP ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Bupati Busel dalam rangka pengembangan SDM di Busel dan Kecamatan Siompu Barat.

Bupati Busel H La Ode Arusani berharap kepada seluruh masyarakat agar selalu mendukung kinerja pemerintah dalam membangun daerah.

“Misalnya kita butuh lokasi tanah untuk pembangunan daerah, maka hibahkan jika memungkinkan. Sehingga kita dapat menerima amalannya sepanjang hayat,” tutur Arusani.

Arusani juga berpesan agar masyarakat tidak mudah percaya hoaks. Yang pasti, lanjut dia, pemerintah terus bekerja demi kemajuan daerah.

Pada kesempatan itu, Bupati secara pribadi membantu pakaian seragam bagi seluruh siswa baru SMPN 3 Siompu Barat sejumlah 60 orang dan langsung menyerahkannya secara simbolis.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Busel La Makiki mengatakan, tahun ini sudah ada 32 sekolah yang statusnya menjadi sekolah negeri. Masing-masing, dua SMP, lima SD dan 25 TK.

“Tahun ini juga di Siompu Barat dilakukan pemisahan SDN 1 Lalole dan SDN 2 Lalole yang lokasinya berhimpitan guna efektivitas pembelajaran. Kemudian, tahun ini juga akan dibangun 3 RKB untuk SDN 2 Lalole di Lokasi yang Baru,” pungkas La Makiki.

Genjot Infrastruktur Daerah

KMP Inerie saat uji coba sandar di lencengan sementara di Dermaga Kapoa Kecamatan Kadatua Kabupaten Buton Selatan.

Semenjak menjabat sebagai Plt Bupati Busel pada 25 Mei 2018 lalu dan kini menjadi Bupati devinitif, H La Ode Arusani memiliki komitmen tinggi membawa perubahan dengan menggenjot infrastruktur daerah.

Tak tanggung-tanggung, H La Ode Arusani langsung membangun 10 kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada 2019 lalu. Kebijakan ini sebagai bentuk pelayanan prima kepada masyarakat.

Akses jalan juga menjadi perhatian yang tak kalah penting. Saat ini pembangunan akses jalan sudah hampir rampung di semua kecamatan di Kabupaten Busel.

Salah satu pembangunan akses jalan yaitu poros penghubung Burangasi, Kabupaten Busel dan Wabula, Kabupaten Buton. Pembangunan jalan provinsi ini adalah buah hasil koordinasi Pemkab Busel dengan Pemprov Sultra yang menelan biaya Rp 70 miliar.

Selain jalan, pembukaan jalur penyeberangan kapal ferry antar pulau Baubau-Kadatua-Siompu juga telah tercapai dengan menggunakan pelabuhan sementara di Desa Kapoa Kecamatan Kadatua.

Penyeberangan ferry ini telah mengantongi izin lintasan sementara dari Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Tenggara sembari menunggu pembangunan pelabuhan permanen ferry di Desa Karae, Kecamatan Siompu dan Desa Banabungi Selatan Kecamatan Kadatua yang kini sedang berlangsung.

Begitu pula pembangunan jembatan ferry di Kecamatan Batauga juga akan dimulai pada akhir tahun ini. Meski home base di Batauga masih dalam proses perencanaan, tapi lintasan Ferry Baubau-Kadatua-Siompu sudah mulai beroperasi pada Agustus mendatang.

Beroperasinya lintasan ini merupakan hasil permintaan Bupati Busel H La Ode Arusani kepada PT ASDP Ferry Cabang Baubau untuk memudahkan transportasi dan memperlancar perputaran ekonomi di daerah.

Komitmen pembangunan infrastruktur daerah juga ditunjukkan dengan upaya Bupati Busel H La Ode Arusani pada 2020 ini melalui dana pinjaman daerah.

Dana ini akan dipergunakan untuk membangun pelabuhan rakyat di Bandar Batauga yang fokusnya kedepan akan menjelma menjadi pelabuhan penghubung pelayaran kapal-kapal Batauga, Batuatas dan Siompu.

Hal ini diharapkan terbentuk kawasan ekonomi baru di Bandar Batauga dimana tersedia fasilitas pasar, pelabuhan rakyat, dermaga ferry, terminal dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Buton Selatan.

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Sebagai Kebutuhan Dasar Rakyat

Desain Rumah Sakit Kabupaten Busel.

Batauga, Inilahsultra.com- Layanan kesehatan sebagai komponen pelayanan dasar kepada masyarakat tak luput dari perhatian Bupati Buton Selatan (Busel) H La Ode Arusani.

Pada 2020 ini, dialokasikan anggaran sekitar Rp 21 miliar dari APBD Kabupaten Busel untuk pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat melalui program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) BPJS Kesehatan.

Cakupan program pelayanan kesehatan gratis ini bahkan hampir menyasar 100 persen warga Busel yang terkategori Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Selain itu, peningkatan mutu pelayanan fasilitas kesehatan tingkat pertama atau Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskemas) pada 2019 telah terakreditasi madya. Artinya telah menerapkan standar pelayanan minimal kesehatan sesuai Permenkes 75 Tahun 2014.

Terakreditasinya Puskesmas ini menandakan bila kinerja, baik pelayanan maupun kelengkapan administrasi telah sesuai standar nasional. Dengan begitu, pelayanan puskesmas yang ada sudah sama dengan puskesmas yang berada di kota besar.

Sementara itu, saat ini juga tengah dibangun puskesmas Sandang Pangan sebagai pemekaran dari puskesmas Sampolawa dalam rangka mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

Tahun ini juga terdapat pengadaan ambulance laut untuk pelayanan rujukan bagi wilayah di kepulauan, diantaranya Siompu, Kadatua dan Batu Atas.

Komitmen Bupati H La Ode Arusani tidak terhenti sampai disitu, pada pertengahan tahun 2020 ini akan dibangun Rumah Sakit Tipe C diatas tanah seluas 3,5 hektar.

Dilengkapi dengan segala fasilitas yang memadai melalui dana pinjaman daerah dan DAK Bidang Kesehatan senilai Rp 85 Miliar. Semua ini demi peningkatan pelayanan masyarakat.

“Besok peletakan batu pertama pembangunan rumah sakit ini,” tandas Bupati Busel H La Ode Arusani.

Pariwisata Busel Terus Digenjot

Wisata bawah laut Busel.

Komitmen Bupati Buton Selatan (Busel) H La Ode Arusani dalam membangun daerah dari sektor pariwisata sebagian besar telah tercapai.

Bagaimana tidak, Pemkab Busel terus menggenjot infrastruktur pariwisata di daerah syiar Islam pertama di tanah Buton itu.

Pembenahan infrastruktur pariwisata ini tersebar di seluruh pelosok Busel yang mempunyai potensi kepariwisataan.

Bahkan, ada satu desa di Busel tepatnya di Desa Wawoangi Kecamatan Sampolawa dijadikan sebagai desa wisata religi. Hal itu bukan tanpa alasan, karena masjid tertua dan pertama di jazirah Buton ini ada di Desa Wawoangi.

“Di Desa Wawoangi ini, kita kembangkan wisata sejarah, wisata religi. Kita bangunkan gazebo di sekitaran masjid tua Wawoangi dan tempat wudhu, serta benteng Wawoangi, kami bangunkan semua tahun 2020 ini,” tutur Kepala Dinas Pariwisata Busel La Ode Harwanto.

Kata dia, Pemkab Busel gencar membangun pariwisata karena pariwisata merupakan salah satu sektor unggulan setelah perikanan.

“Ini juga tidak terlepas dari visi-misi Bupati Busel yang ingin Busel ini lebih dikenal lagi,” ujarnya.

Bukit Lamando Desa Sandang Pangan Kabupaten Busel.

Teranyar, Bukit Lamando salah satu potensi wisata di Desa Sandang Pangan (Rongi), Kecamatan Sampolawa, masuk dalam nominasi Anugerah Pesona Indonesia (API) Award 2020 kategori Dataran Tinggi.

Penetapan Bukit Lamando ini sesuai surat panitia penyelenggara Nomor AJJ/AD/019/VII/2020 tanggal 1 Juli 2020 tentang daftar nominasi API award 2020.

Nominasi API Award 2020 kategori dataran tinggi, Bukit Lamando Busel bersaing dengan 10 Kabupaten/Kota lainnya di Indonesia untuk memperebutkan Kategori Dataran Tinggi Terbaik.

“Bukit Lamando, memiliki keindahan alam, estetika, keaslian, keunikan yang luar biasa. Selain itu di masyarakat sekitar juga memiliki kearifan lokal yang menjunjung tinggi adat istiadat leluhur. Ini adalah anugerah Tuhan indah yang dititip di Busel,” tandas Herwanto.

Selain itu, wisata bawah laut Busel tidak kalah menariknya dengan wisata bawah laut daerah lain. (ADV)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...