Kapolri Ingin Tempeleng Pilot Helikopter Polda Sultra yang Bubarkan Demonstran

421
 

Kendari, Inilahsultra.com – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Idham Azis mengaku ingin menempeleng pilot helikopter yang terbang rendah membubarkan demonstrasi mahasiswa di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Sabtu 26 September 2020 lalu.

Meski demikian, rencana untuk menempeleng anggotanya itu tidak akan dilakukannya mengingat sanksi fisik sudah tidak diizinkan lagi di tubuh Korps Bhayangkara itu.

- Advertisement -

Dikutip dari CNNIndonesia.com, Idham mengaku, pilot helikopter tersebut sudah diperiksa oleh Tim Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sultra.

“Cuma sekarang enggak boleh main tempeleng-tempeleng, jadi diperiksa Propam aja. Kalau masih boleh, saya tempeleng itu,” kata Idham dalam Rapat Kerja Komisi III DPR dengan Kapolri yang berlangsung secara virtual, Rabu 30 September 2020 dikutip di CNNIndonesia.com.

Idham kemudian menyebut bahwa tindakan yang dilakukan oleh pilot helikopter tidak ada di dalam standar operasional prosedur (SOP) Polri untuk membubarkan aksi demonstrasi.

Menurutnya, tindakan menerbangkan rendah helikopter untuk membubarkan demonstrasi mahasiswa di Kendari itu merupakan insiatif pilot sendiri.

“Ngarang-ngarang saja itu tidak ada SOP di udara itu, yang di Kendari itu. Sudah saya tindak, itu pilotnya ngarang-ngarang itu,” ujar jenderal asal Sulawesi Tenggara itu.

Sebelumnya, helikopter milik Polda Sultra terbang rendah saat demonstrasi digelar di Kendari mengenang satu tahun tewasnya Randi (21) dan Yusuf Kardawi (19), Sabtu 26 September 2019 lalu.

Akibat angin kencang yang ditimbulkan helikopter itu, massa karin berhamburan termasuk jurnalis dan polisi.

Editor : Onno
Sumber : CNNIndonesia.com

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Komentar
loading...